Cuma Curahan Rumeut (CuCuRuT)


human-vs-robot-13.jpg

Kali ini tanpa salam ah, bukan kah kau bosen mendengar nya? Atau justru menyenangkan mengulang kalimat-kalimat yang sama. Aku tidak, bahkan bahasa yang ku gunakan (Indonesia) harus kuperbarui sendiri, dengan kata-kata olahan sendiri, serta memaksa orang secara lembut mengerti bahasa-bahasa baru yang kugunakan.

Perkembangan bahasa memang aneh, tidak ada penemu dan pemusnah, meski disadari atau tidak, bahasa Indonesia berkurang dan bertambah. Entah orang menyebut bahasa alay, dengan menambahkan/memangkas huruf-huruf dalam kata. Santai berubah jadi Sans, Langsung berubah menjadi Sung, dll.

Tapi beberapa orang menyukai pemusnah bahasa! Import bahasa inggris, yunani,roma,arab dan-lain-lain terus mengidap. Meski kita tahu bahwa bahasa Indonesia sejak dahulu memang bahasa serapan. Tapi.. ah sudahlah

Aku selalu berfikir berbeda, mengapa?

Berbeda dengan yang lain. Terkadang aku bisa sama, tapi sungguh membosankan.
Aku cepat bosen dan haus informasi.
Namun harus kusadari, informasi yang melimpah seakan-akan membuat informasi benar/salah bercampur. Fakta dan Dusta dalam satu cangkir tanpa bisa dibedakan.  Tapi bagaimana lagi, kita akan kehausan jika cangkir itu tidak diminum.

Tapi, kita selalu memiliki pilihan. Meski tidak selalu memiliki. Pahamilah. Kita ini robot yang merasa memiliki pilihan.

Benar! Kita robot yang merasa memiliki pilihan.  Continue reading “Cuma Curahan Rumeut (CuCuRuT)”

Advertisements